Saturday, April 10, 2010

Belajar Bahasa Ibarat Merangkai Jigsaw Puzzle.

Pendahuluan.
Selamat datang!
Seri tulisan ini kurang lebih terinspirasi dari sahabat baik aku yang sudah lebih dulu mengupload notes seri tenses Bahasa Inggris di account facebook-nya. Seperti aku, dia juga sesama pengajar lepas Bahasa Inggris, cuma bedanya sahabat baik aku bisa mengajar mata pelajaran-mata pelajaran IPA sedangkan aku lebih fokus di Bahasa Inggris. Secara otaknya lebih encer getoo hehe. Karena dia sudah membuat lebih dulu, maka akupun jadi merasa tak ingin ketinggalan untuk membuat hal yang serupa tetapi tak sama tentunya. Di sini, aku akan fokus pada Bahasa Inggris dan Bahasa Perancis. Untuk yang pertama insyaAllah aku sudah cukup menguasai namun untuk yang kedua aku masih termasuk anak kemarin sore yang berusaha untuk tetap berbagi jadi, mohon kritik dan saran untuk materi-materi keduanya ya :D

Sebelum masuk ke post-post atau tulisan-tulisan tentang bahasa, di sini aku akan membahas mengenai pembelajaran bahasa itu sendiri. Yah bisa dibilang ini merupakan post pendahuluan, kata pengantar, atau dengan nama yang lebih keren yaitu sekapur sirih. Jadi, silahkan menikmati, bisa sambil ngopi atau ngemil (kegiatan favorit aku), terserah teman-teman, karena menurutku belajar dengan santai dan rileks itu salah satu kunci agar dapat cepat mempelajari dan memahami materi. Semoga ini bermanfaat buat kalian semua J.
Pertama-tama, kita semua pasti mengagumi dan kalau lebih hiperbolis lagi bisa terbengong-bengong melihat orang-orang yang multilingual atau orang yang fasih berbicara dan menulis lebih dari dua bahasa asing. Jadi keren dan karismatik banget dah! Apalagi kalau oragnya cakep, bisa jatuh cintrong aku hihihi ;). Nah, tapi kok mereka bisa begitu ya? Rahasianya apa? Dari pengalaman mengajarku, aku banyak menemukan murid-murid dengan bermacam-macam tipe. Akan tetapi apa yang membedakan di antara mereka adalah kecepatan memahami materi dan kecepatan memahami materi inilah TERNYATA hanya bermuara dari suatu bentuk pengetahuan yang perlu kita pahami. Iya, benar, cukup satu pengetahuan saja. Bukan satu jam saja seperti lagunya Audy lho hehe.
Jadi apa bumbu rahasianya? (Jadi ingat ayah bebek si Po hehe). Yak! Salah satu kunci pembelajaran mengenai bahasa dan juga ilmu pengetahuan lainnya adalah teman-teman perlu melihat apa yang teman-teman pelajari sebagai suatu keutuhan gambar atau agar lebih mudah, aku biasanya menganggap bahasa layaknya gambar puzzle dengan bagian-bagian yang ujungnya saling merekat antara satu bagian dengan yang lain. Setiap ujung bagian puzzle itu unik sehingga hanya bisa merekat dengan ujung tertentu. Begitupun juga dengan bahasa sebagai gambar puzzle yang besar dengan kata-kata yang begitu banyak sebagai bagian-bagian puzzle-nya. Menurut aku, pada akhirnya kata-kata akan membentuk suatu gambar puzzle berupa suatu kalimat yang jelas dan dapat menyampaikan suatu makna dengan baik.
Perumpamaan lain yang biasanya aku gunakan adalah, mengutip kata-kata Lintang dari Laskar Pelangi, “bahasa hanyalah permainan kata-kata” dan seperti permainan pada umumnya tentu ada aturan mainnya. Begitupun juga dengan bahasa. Aturan main tersebut terletak di struktur bahasa atau dalam Bahasa Inggris lebih dikenal dengan grammar. Maka dari itu, kita hanya perlu memahami tipe-tipe kata apa saja yang digunakan lalu kemudian dirangkai mengikuti aturan main atau grammar itu tadi.
Salah satu contohnya adalah untuk membuat kalimat deskripsi dalam Bahasa Inggris untuk mengatakan saya adalah seorang dokter di sini kita butuh tipe kata subjek (S), kata kerja (V) dan keterangan objek (O). Maka, karena aturan mainnya adalah S+V+0 maka kalimatnya menjadi; I am a doctor (biasanya dalam Bahasa Inggris, kata benda membutuhkan penjelas yaitu artikel a, an atau the). Tipe kata adalah bagian puzzle dan ujung-ujung bagian puzzle yang unik adalah pola grammar atau struktur bahasanya. Nah, kalau pemahaman krusial ini sudah paham, kita tinggal memahami dan menghafal pola-pola grammar bahasa yang sudah ada kok. Tidak sulit, hanya butuh latihan kok ;). Seperti peribahasa dari Inggris, “practice makes perfect.”
Terakhir, kalau teman-teman ingin cara yang cukup instan untuk menguasai bahasa asing adalah dengan melancong ke luar negri karena di sana mau tidak mau kita harus menggunakan bahasa tersebut. Ya, use it or die. Behhh ekstrim banget yak tapi benar kok, kalau di sana tidak bisa berkomunikasi gimana mau makan? Ntar kalau pas di toko kita malah dikasih garam padahal kita mintanya roti kan bakal berabe hehehe (bercanda kok ;D ).
Akan tetapi, mungkin tidak semua teman-teman bisa melancong ke luar negeri atau masih mumet atau bahkan trauma dengan guru-guru bahasa yang galak di masa lalu, jadi yuk ikuti tulisan-tulisanku sambil belajar pelan-pelan. Aku di sini untukmu (hayahh lagu Dewa 19 kalee, kok jadi inget ‘vokalis Once’ hayah hihihi :”>).
Jadi, teman-teman, jangan sungkan untuk bertanya dan berkomentar ya. Ingatlah, semua hanya gambar puzzle besar kok dan untuk membuat suatu gambar utuh yang baik tergantung gimana kita menghubungkan bagian-bagiannya. ;)




Pola grammar di atas mirip dengan jigsaw puzzle di bawah bukan? :)






1 comment:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...